helping_handSebelum mendapatkan Huang Ie, sebagian besar dari kita sangat ingin sekali mencapainya. Kadang ada yang mendapatkannya dengan perjuangan yang tidak begitu berliku, namun tak jarang pula harus melalui suatu perjuangan yang sangat panjang dan penuh keuletan.

Setelah mendapatkan Huang Ie, apa yang sebaiknya dilakukan? Ibarat kala kita sekolah dulu, setelah naik ke kelas yang lebih tinggi kita mendapatkan banyak pelajaran yang berbeda daripada kelas sebelumnya. Begitu pula dengan Huang Ie, banyak sekali rahasia  dan ilmu yang baru berhak kita ketahui dan pelajari. Banyak pula kegiatan maupun upacara-upacara yang bisa kita ikuti dan rasakan keagungannya.

Banyak sekali ‘kurikulum’ yang wajib kita perdalam agar kita menjadi lebih mengerti dan menjadi mahir dalam melakukannya. Mungkin seluruh hidup kita pun tidak cukup untuk mempelajari dan memahaminya. Sebagai Huang Ie adalah tugas dan kewajiban kita menjadi garda terdepan dalam memajukan Tao kita. Kita harus menjadi roda penggerak bagi perkembangan Tao yang kita junjung khususnya TSM-XYP. Kalau bukan kita-kita, siapa lagi yang akan ikut bahu membahu menggerakkan roda ‘kereta’ Tao agar lajunya semakin cepat dan stabil.

Sangat disayangkan sekali bila setelah mendapatkan Huang Ie, kita sudah puas diri dan menyimpan Huang Ie kita di dalam lemari pakaian. Apalah arti Kebesaran dan Keagungan Huang Ie bila hanya tersimpan di dalam lemari tanpa digunakan untuk kepentingan bersama? Untuk kepentingan orang banyak, TaoYu-TaoYu kita? Untuk kemajuan perguruan kita? Untuk kejayaan Tao kita?

Berpartisipasilah dalam segala kegiatan Tao yang kiranya bisa kita ikuti. Jadilah peserta ataupun pemimpin yang baik dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan untuk perkembangan dan kemajuan kita bersama. Berikan segala dukungan yang dapat kita berikan demi tegaknya ‘bendera’ kita.

Bagi yang belum Huang Ie, cepat kejar Huang Ie Mu. Bagi para Huang Ie, keluarkan lagi Kebesaran dan Keagungan Huang Ie Mu, jangan sampai hanya menjadi kain kuning lusuh yang tersimpan di dalam lemari bajumu. Ayo, mari sama-sama membangun Tao sehingga menjadi yang terdepan.

  • Share/Bookmark

5 Responses so far.

  1. saya belum mengerti lebih jauh, khususnya tentang ilmu HI/TYS ini, karena saya masih seorang pemula…

  2. najar tjong says:

    salam tao

    mohon maaf bila ada kata2 yg salah” HUANGIE apa belum sama aja derajatnya cuma beda d baju kuning saja,ilmu yg yg kita dapat dari SEN masing2 berbeda ilmu setiap org d tao tdk ada kata siapa lama n siapa baru

  3. Editor says:

    Sesiung Najar Tjong, terima kasih atas commentnya. Memang HI atau belum derajatnya sama saja di mata Shen. Disini saya hanya menekankan bahwa HI seperti naik kelas waktu kita sekolah dulu dari TK ke Kelas 1 misalnya. Pelajaran-pelajaran yang ada di kelas 1 lebih berbeda dari waktu TK. Contoh lagi, setelah HI kita bisa mendapat pengalaman pada waktu melaksanakan upacara-upacara yang ada di Tao kita.
    Saya setuju dengan anda, bahwa di Tao tidak ada kata siapa yang lama siapa yang baru, semua mempunyai kesempatan yang sama maju dalam mempelajari Tao. Xie2

  4. Welly S. says:

    Huang Ie dan yang belum Huang Ie dan tao yu Lama atau tao yu baru pasti beda , namanya aja belum dan sudah juga lama dan baru , yang membedakan itu mau belajar terus atau tidak , bisa ngerti atau tidak .
    Kalau soal derajat tao yu didepan Dewa , soal sama atau tidak kan hanya Dewa yang tau , kalau dibilang sama saja coba dipikir kembali , apa pernyataan itu bukan berarti menjelaskan merasa lebih tahu dari Dewa ,
    Dan kalau Huang Ie sama yg belum Huang Ie dianggap sama , cuma beda baju nya ya namanya kebablasan cara menilainya , kalau sama untuk apa ada ujian , untuk apa Dewa menguji , kan antara yg lulus dari ujian sama yang ngak lulus aja sudah jelas bedanya , bagaimana dibilang ngak beda .
    Yang mau terus belajar dan yang tidak itulah bedanya , dan yang bisa mengerti serta memahami ajarannya itulah yang unggul

  5. Editor says:

    Thx buat pencerahannya sesiung

Leave a Reply