<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wo Xue Dao</title>
	<atom:link href="http://woxuedao.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://woxuedao.com</link>
	<description>Learning Tao For Better Life</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Jan 2012 15:11:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Ujian Sesungguhnya Dimulai Saat Naik Huang Ie</title>
		<link>http://woxuedao.com/renungan/ujian-sesungguhnya-dimulai-saat-naik-huang-ie/</link>
		<comments>http://woxuedao.com/renungan/ujian-sesungguhnya-dimulai-saat-naik-huang-ie/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2012 15:06:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://woxuedao.com/?p=330</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkan mendengar istilah : Jadi taoyu disayang Shen Jadi HI 1 diawasi Shen Jadi HI 2 dibiarkan Shen Saat pertama kali menjadi seorang taoyu, kita mulai memasuki babak baru dalam kehidupan kita lain dari yang biasanya. Saat itu, banyak sekali kemudahan-kemudahan sampai mukzijat-mukzijat yang kita peroleh dalam menjalani kehidupan kita. Saat itu pula, kita semakin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://woxuedao.com/wp-content/uploads/2012/01/goddes1.gif"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-332" title="goddes1" src="http://woxuedao.com/wp-content/uploads/2012/01/goddes1-150x150.gif" alt="" width="150" height="150" /></a>Pernahkan mendengar istilah :</p>
<ol>
<li>Jadi taoyu disayang Shen</li>
<li>Jadi HI 1 diawasi Shen</li>
<li>Jadi HI 2 dibiarkan Shen</li>
</ol>
<p>Saat pertama kali menjadi seorang taoyu, kita mulai memasuki babak baru dalam kehidupan kita lain dari yang biasanya.</p>
<p>Saat itu, banyak sekali kemudahan-kemudahan sampai mukzijat-mukzijat yang kita peroleh dalam menjalani kehidupan kita. Saat itu pula, kita semakin yakin akan Tao dan mulai dengan ceria dan semangatnya menjalani dan mempromosikan Tao. Rasanya Shen begitu perduli dan sayang kepada kita. Hampir semua yang kita harapkan akan dikabulkannya.</p>
<p>Setelah beberapa tahun berjalan, tentu kita ingin menguji sampai dimana tingkat pengetahuan dan pengertian Tao kita yaitu dengan mengikuti ujian kenaikan Huang Ie tingkat 1.</p>
<p>Untuk naik tingkat, kita diuji terlebih dahulu oleh Shen, apakah kita pantas dan layak menyandang Huang Ie 1. Namun menurut saya, ujian kenaikan tingkat bukanlah ujian yang sesungguhnya. Ujian yang sesungguhnya malah saat kita telah naik tingkat.</p>
<p>Yang penulis rasakan adalah, beberapa saat setelah naik tingkat, kemudahan-kemudahan yang dulu penulis dapatkan saat baru menjadi Taoyu perlahan-lahan mulai berkurang.</p>
<p>Tidak mudah lagi memperoleh sesuatu yang kita harapkan dengan memohon kepada Shen.</p>
<p>Penuh perjuangan untuk menggapai apa yang kita inginkan.</p>
<p>Rasanya Shen menjadi begitu ‘cuek’ alias ‘cool’. Shen seperti membiarkan kita tenggelam dalam pikiran-pikiran kita sendiri. Apa yang kita lakukan rasanya seperti hanya diawasi dari jauh oleh Shen. Seperti dalam ujian sekolah, guru hanya berdiri di depan kelas mengawasi kita mengikuti ujian tanpa berkata-kata.</p>
<p>Inilah ujian yang sedang kita jalani, bukan hanya saat ujian mau naik tingkat setelah itu selesai.</p>
<p>Begitu pun saat telah menjadi Huang Ie 2, ujian sesungguhnya akan menjadi lebih berat. Pada tahap ini, Shen membiarkan kita lebih tenggelam lagi dengan pikiran-pikiran kita sendiri terutama sikap atau sifat jelek kita yang paling dominan  akan diuji lebih dalam lagi, seakan-akan kita merasa apa yang kita lakukan adalah benar. Shen seperti istilahnya dalam bahasa jawa “sak kareb mu”. Rasanya berat sekali ujian-ujian yang harus kita hadapi sebagai seorang Huang Ie.</p>
<p>Ini hanya sekedar pemikiran penulis yang masih bisa diperdebatkan apabila ada yang merasa tidak tepat.</p>
<p>Selanjutnya, masihkah berani menjadi seorang Huang Ie?Atau cukup hanya menjadi seorang Taoyu? Kalau tujuan akhir adalah minimal menjadi manusia yang naik levelnya, harusnya tidak gentar dengan ujian seberat apapun. Jiayuuu…</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://woxuedao.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://woxuedao.com/renungan/ujian-sesungguhnya-dimulai-saat-naik-huang-ie/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perjalanan Siu Tao Masih Panjang</title>
		<link>http://woxuedao.com/cermin-peristiwa/perjalanan-siu-tao-masih-panjang/</link>
		<comments>http://woxuedao.com/cermin-peristiwa/perjalanan-siu-tao-masih-panjang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2010 03:11:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cermin Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Pengalaman Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Sifat Negatif]]></category>
		<category><![CDATA[Sifat Positif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://woxuedao.com/?p=326</guid>
		<description><![CDATA[Para pembaca woxuedao yang budiman, Sudah lama sekali saya tidak sharing uneg-uneg pikiran saya dalam woxuedao ini. Berbagai kesibukan demikian menyita waktu yang saya punya, ditambah lagi untuk menuangkan suatu ide/topik bahasan yang ada di dalam pikiran kita ke dalam suatu bentuk tulisan yang berkesinambungan memerlukan ketenangan dan kelancaran bertutur kata tanpa henti yang pas. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://woxuedao.com/wp-content/uploads/2010/08/journey1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-327" title="journey1" src="http://woxuedao.com/wp-content/uploads/2010/08/journey1-300x195.jpg" alt="" width="300" height="195" /></a>Para pembaca woxuedao yang budiman,</p>
<p style="text-align: justify;">Sudah lama sekali saya tidak sharing uneg-uneg pikiran saya dalam woxuedao ini. Berbagai kesibukan demikian menyita waktu yang saya punya, ditambah lagi untuk menuangkan suatu ide/topik bahasan yang ada di dalam pikiran kita ke dalam suatu bentuk tulisan yang berkesinambungan memerlukan ketenangan dan kelancaran bertutur kata tanpa henti yang pas.<span id="more-326"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Hal inilah yang membuat saya belakangan ini mengalami suatu kebuntuan dalam menuangkan ide-ide pemikiran dalam suatu penulisan. Banyak ide-ide pikiran/topik yang sudah saya catat namun sulit untuk dikembangkan dalam suatu tulisan yang mencukupi sehingga masih tersimpan dalam hard disk komputer saya berupa judul/tema dan beberapa kalimat pembuka saja. Namun saya selalu mencoba dan mencoba setiap kesempatan untuk berusaha membuka pikiran saya untuk menuangkan ide tersebut menjadi suatu tulisan yang cukup komplit.</p>
<p style="text-align: justify;">Pagi ini, suatu pemikiran memberikan saya suatu jawaban atas uneg-uneg saya beberapa hari ini setelah iseng-iseng membaca buku “Sadar Untuk Siu Tao” edisi terbaru.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa hari lalu, saya mengikuti suatu event yang cukup besar. Kebetulan saya juga terlibat sebagai panitia dalam mempersiapkan acara besar tersebut. Saya menikmati segala aktifitas tersebut dengan antusias. Acara ini sebenarnya bertujuan untuk menambah pengetahuan dan pengertian kita mengenai Tao yang lebih dalam, agar kita dapat mengambil suatu faedah dengan mendengarkan ceramah-ceramah Tao yang diberikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tetapi, terus terang, selama acara berlangsung hanya beberapa bahasan-bahasan materi yang dapat saya petik dari sana. Mungkin karena kurang konsentrasi karena fisik terlalu capek sebelumnya, bahkan kadang-kadang saya sampai&#8230;maaf, tertidur!</p>
<p style="text-align: justify;">Yang lebih banyak saya lihat malah sifat-sifat negatif yang diperlihatkan dari individu-individu yang terlibat disana termasuk saya. Ada emosi yang berlebihan, ada sikap yang tidak menghargai orang lain, sifat egois, sifat memaksakan kehendak, sifat tidak percaya, sikap seolah-olah dia yang paling benar, ikut campur yang berlebihan. Keadaan itu sangat memainkan ‘emosi’ saya. Berbagai perasaan berkecamuk dalam batin saya, kecewa, sedih, marah dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya sampai bertanya dalam hati, “Mengapa Siu Tao tidak menjadikan kita menjadi lebih baik?”. “Mengapa mereka yang tingkat Siu Taonya sudah demikian tinggi masih bisa mencuat satu, dua bahkan beberapa sifat negatif dari diri mereka?”. Bukankah harusnya Siu Tao menjadikan kita manusia yang lebih baik?</p>
<p style="text-align: justify;">Maaf, mungkin saya masih pemula yang pikirannya masih sangat ‘cetek’ dalam mengerti Tao.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat itu, saya berpikir acara ini mengapa malah membuat saya menjadi ragu akan artinya Siu Tao? Akhirnya saya pulang dengan segala kekecewaaan dan pikiran yang berkecamuk.</p>
<p style="text-align: justify;">Pagi ini, saya bangun agak pagi. Setelah minum kopi dan sarapan, iseng-iseng saya merapikan tas yang saya bawa bepergian ke acara tersebut. Iseng pula saya membuka-buka buku “Sadar Untuk Siu Tao” edisi terbaru yang dibagikan di acara tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedikit saya membaca renungan dibuku tersebut seperti, “Tao bagaikan air”, “Hidup sesuai dengan Tao”, “Delapan anjuran yang perlu dipupuk”, “Delapan anjuran yang perlu dikurangi”.</p>
<p style="text-align: justify;">Suatu kalimat tiba-tiba memberikan saya sedikit pencerahan. “Bekerja tetapi tidak membanggakan kepandaiannya, berjasa tetapi tidak mengakui pahalanya, oleh karena itu mengakui tidak ada apa-apa maka ia tidak kehilangan apa-apa”.</p>
<p style="text-align: justify;">Tiba-tiba, renungan tersebut membuat saya menjadi terbuka pikirannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya menjadi sadar, pada akhirnya acara tersebut memberikan saya pengalaman hidup. Selama proses acara tersebutlah yang membuat saya dapat melihat (sekarang) bahwa kita mendapatkan berbagai pengalaman hidup disana, dapat melihat sifat negatif dan positif saya maupun orang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Renungan tersebut membuat saya tersadar bahwa walaupun mereka yang Siu Taonya sudah tinggi masih bisa mempunyai sifat yang negatif seperti yang telah saya sebutkan diatas, karena mereka masih sama seperti saya, masih seorang manusia yang belum menjadi DEWA!</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai manusia, tentu masih ada sifat-sifat negatif dalam diri kita. Mengapa tidak saya lihat sifat negatifnya sebagai bahan pelajaran yang perlu dihindari, dan melihat sifat positif/keunggulan yang mereka punya sebagai acuan untuk diikuti?</p>
<p style="text-align: justify;">Kadang kala, membaca buku seperti “Sadar untuk Siu Tao” ataupun “Ciang Ie” disaat yang tepat memberikan pengertian yang dapat kita petik walaupun sebelumnya sudah berjuta-juta kali kita membacanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Hmmm, ternyata Siu Tao masih merupakan suatu proses yang sangat panjang yang perlu dilalui dalam hidup ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Cia Yo.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://woxuedao.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://woxuedao.com/cermin-peristiwa/perjalanan-siu-tao-masih-panjang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>267</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Selalu Lihat Keatas</title>
		<link>http://woxuedao.com/cermin-peristiwa/jangan-selalu-lihat-keatas/</link>
		<comments>http://woxuedao.com/cermin-peristiwa/jangan-selalu-lihat-keatas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 07:07:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cermin Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Karma]]></category>
		<category><![CDATA[Kaya dan Miskin]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan Tidak Adil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://woxuedao.com/?p=318</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah Anda merenung dari sekian milyar orang yang hidup dimuka bumi ini mengapa nasib seseorang tidak ada yang sama? Bahkan dari lahirpun sudah berbeda. Ada yang lahir di keluarga yang kaya raya, ada yang lahir di keluarga miskin, ada yang lahir cacat, ada yang lahir sudah yatim piatu, ada pula yang lahir di keluarga ‘broken [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://woxuedao.com/wp-content/uploads/2010/01/rich-man-poor-man.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-319" title="rich-man-poor-man" src="http://woxuedao.com/wp-content/uploads/2010/01/rich-man-poor-man-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Pernahkah Anda merenung dari sekian milyar orang yang hidup dimuka bumi ini mengapa nasib seseorang tidak ada yang sama? Bahkan dari lahirpun sudah berbeda. Ada yang lahir di keluarga yang kaya raya, ada yang lahir di keluarga miskin, ada yang lahir cacat, ada yang lahir sudah yatim piatu, ada pula yang lahir di keluarga ‘broken home’dan sampai dewasa pun nasib seseorang selalu berbeda. Bukankah bila demikian berarti Thien tidak adil dong?<span id="more-318"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Kenapa musti saya yang lahir di keluarga miskin dan ’broken home’ bukan di keluarga kaya raya atau di keluarga yang penuh cinta dari orang tua? Apa yang membedakan antara saya dan dia? Apa penilaian yang membuat kami berbeda? Tidak salah bukan kalau saya berteriak.”Thien tidak adil!”</p>
<p style="text-align: justify;">Namun saya percaya akan berlakunya suatu hukum Sebab Akibat dan hukum Karma di dunia ini atas pertanyaan-pertanyaan saya diatas. Ada asap pasti karena ada api. Saya ada saat ini, lahir di dunia ini dengan kondisi saya sampai pada saat ini karena Sebab yang saya telah perbuat di masa lalu, oleh karenanya saya pun sedang menjalani Karma saya saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Hari ini, saya bertemu dengan seorang saudara jauh saya. Dia sedang sangat bingung dan pusing karena hari ini adalah batas terakhir berkemas untuk pindah dari rumah yang ditempatinya sejak sekian belas tahun yang lalu. Suaminya sudah di PHK dari pekerjaaannya sejak beberapa tahun yang lalu sehingga dia harus meninggalkan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga dan mencari pekerjaan untuk membantu keuangan keluarga.</p>
<p style="text-align: justify;">Suaminya selama ini tidak menemukan pekerjaan tetap seperti dahulu, mungkin karena faktor umur yang ditentukan oleh banyak perusahaan-perusahaan untuk menerima karyawan (suatu standard yang tidak adil menurut saya karena membatasi kemampuan kerja seseorang dengan batas usia). Akhirnya hidup mereka serba pas-pasan, dan saat kontrakan rumah sudah habis, mereka tidak sanggup untuk membayar kontrakan kembali. Untunglah masih ada saudara suaminya yang berbaik hati meminjamkan sebuah rumah kecil yang ’cukup’ jauh untuk mereka berteduh. Konsekuensinya, banyak sekali perlengkapan dan peralatan rumah tangga yang tidak bisa mereka bawa.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya sangat sedih melihatnya, mereka suami istri termasuk orang yang sangat baik. Namun kenapa hidup mereka seperti ini? Mengapa keberuntungan tidak menghampiri mereka?</p>
<p style="text-align: justify;">Hal ini membuat saya bersyukur bahwa walaupun hidup biasa saja namun saya tidak mengalami hal seperti yang mereka alami. Seringkali kita selalu menyalahkan dan berteriak Thien tidak adil ketika melihat orang lain hidup serba berkecukupan, sanggup membeli Mercy baru, sanggup membeli rumah di Pondok Indah, berlibur ke luar negeri. Namun coba kita bandingkan hidup kita dengan mereka yang tinggal di kolong jembatan, mereka yang tidak punya ayah ibu, mereka yang ’broken home’, mereka yang cacat, pernahkah kita bilang Thien sangat baik padaku, atau aku lebih beruntung daripada mereka? Rasanya jarang, jangan selalu ’melihat keatas’ namun sering-seringlah ’melihat kebawah’ sehingga kita bisa lebih menghargai hidup kita dan bersyukur atas apa yang kita raih.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://woxuedao.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://woxuedao.com/cermin-peristiwa/jangan-selalu-lihat-keatas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>92</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Siao Suen</title>
		<link>http://woxuedao.com/renungan/siao-sun/</link>
		<comments>http://woxuedao.com/renungan/siao-sun/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 07:24:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Bakti Terhadap Orang Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Kasih Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[Kasih Sayang Orang Tua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://woxuedao.com/?p=289</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu sikap hidup yang dijunjung tinggi dalam Agama Tao dalam kehidupan sehari-hari adalah menyayangi dan menghormati orang tua (Siao Suen). Sikap hidup ini sangatlah penting, karena kita perlu sadar bahwa yang melahirkan dan merawat kita adalah kedua orang tua kita sehingga wajib lah kita membalasnya dengan menyayangi dan menghormati orang tua kita. Bila hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000080;"><img class="alignleft size-medium wp-image-290" title="parents love" src="http://woxuedao.com/wp-content/uploads/2009/11/parents-love-291x300.jpg" alt="parents love" width="291" height="300" />Salah satu sikap hidup yang dijunjung tinggi dalam Agama Tao dalam kehidupan sehari-hari adalah menyayangi dan menghormati orang tua (Siao Suen).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000080;">Sikap hidup ini sangatlah penting, karena kita perlu sadar bahwa yang melahirkan dan merawat kita adalah kedua orang tua kita sehingga wajib lah kita membalasnya dengan menyayangi dan menghormati orang tua kita. Bila hal itu kita lakukan pun rasanya tidak akan membalas habis apa yang telah orang tua kita berikan kepada kita.<span id="more-289"></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000080;">Kadang kala, gejolak emosi membuat kita lupa akan hal itu. Kadang aturan-aturan maupun larangan-larangan orang tua membuat kita berontak, membuat kita merasa benar dengan apa yang kita lakukan. Kadang tanpa sadar kita menyakiti perasaan orang tua kita dengan perlawanan-perlawanan yang kita lakukan. Hal tersebut wajar-wajar saja bila kita merasa menyesal setelahnya dan menyadari bahwa hal itu tidaklah patut kita lakukan. Kita masih dalam tahap Siu Tao menuju kesempurnaan, mempunyai sifat-sifat tersebut adalah wajar namun perlu di ‘Siu’ agar lambat laun hilang nantinya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000080;">Pengalaman dalam hidup mengajarkan kita banyak hal bila kita bisa mengambil hikmah pada saat kita menghadapinya. Bagi yang telah berkeluarga dan mempunyai anak, mendapatkan pelajaran hidup untuk lebih menghargai orang tua karena merekapun telah menjadi orang tua bagi anak-anaknya sehingga merasakan apa yang orang tua kita rasakan selama ini.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000080;">Merawat anak ternyata memerlukan kesabaran yang tidak sedikit. Merawat anak adalah juga melatih batas kesabaran kita. Pada saat itu teringatlah akan kesabaran yang orang tua kita ‘latih’ juga pada saat merawat kita dulu. Hal-hal yang kita alami dalam merawat anak kita sendiri membuat kita lebih menghargai lagi apa yang telah orang tua kita lakukan untuk merawat dan membesarkan kita.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000080;">Kasih orang tua terhadap kita takkan habis terbalas dan tak lekang sepanjang masa. Terima kasih Papa, terima kasih Mama…</span></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://woxuedao.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://woxuedao.com/renungan/siao-sun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesempatan Bagus Tidak Datang 2 Kali</title>
		<link>http://woxuedao.com/renungan/kesempatan-bagus-tidak-datang-2-kali/</link>
		<comments>http://woxuedao.com/renungan/kesempatan-bagus-tidak-datang-2-kali/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 14:26:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesempatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://woxuedao.com/?p=284</guid>
		<description><![CDATA[Hidup adalah pilihan, kalimat tersebut sempat popular beberapa waktu lalu lewat sebuah iklan politik. Memang benar, dalam hidup yang kita jalani kitalah yang membuat atau menentukan pilihan-pilihan yang akan kita lalui/jalani. Seyogyanya tidak ada seorang pun yang bisa memaksa kita untuk menempuh jalan yang bukan pilihan kita. Kadang pilihan yang kita ambil salah, namun tak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-287" title="choices2" src="http://woxuedao.com/wp-content/uploads/2009/10/choices2-150x150.jpg" alt="choices2" width="150" height="150" />Hidup adalah pilihan, kalimat tersebut sempat popular beberapa waktu lalu lewat sebuah iklan politik. Memang benar, dalam hidup yang kita jalani kitalah yang membuat atau menentukan pilihan-pilihan yang akan kita lalui/jalani.</span><span style="color:#800000;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;">Seyogyanya tidak ada seorang pun yang bisa memaksa kita untuk menempuh jalan yang bukan pilihan kita. Kadang pilihan yang kita ambil salah, namun tak jarang pula yang benar. Apabila pilihan yang kita ambil salah, maka jadikanlah pilihan yang salah tersebut sebagai suatu pengalaman hidup, sebagai pembelajaran hidup agar di lain waktu kita tidak akan salah menentukan pilihan kembali.</span><span style="color:#800000;"> <span id="more-284"></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;">Namun ada kalanya suatu kesempatan hanya datang sekali dalam hidup kita. Kesempatan yang bagus harus bisa kita lihat sehingga kita tidak menyia-nyiakannya bila datang menghampiri kita. Kesempatan yang bagus sangat jarang datang 2 kali seumur hidup kita, sehingga kita harus benar-benar membuat pilihan yang tepat. Tidak jarang kesempatan bagus yang datang kita tolak tanpa kita sadari. Setelah kesempatan tersebut berlalu yang tinggal hanya penyesalan yang tiada berguna.</span><span style="color:#800000;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;">Begitu pula kesempatan bertemu Tao dalam kehidupan ini. Tao yang Maha Besar dan Maha Agung lebih dari sekedar ‘kesempatan bagus’ dalam hidup ini. Tanpa ragu kesempatan ini harus diraih karena kesempatan bertemu Tao tidak datang 2 kali, bukan hanya dalam kehidupan sekarang ini, mungkin di kehidupan-kehidupan lain pun kesempatan ini belum tentu datang kembali.</span><span style="color:#800000;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;">Kesempatan bagus pun jarang datang 2 kali dalam hidup, apalagi kesempatan meraih Tao yang tiada tara. Tentukan pilihanmu sekarang!</span></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://woxuedao.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://woxuedao.com/renungan/kesempatan-bagus-tidak-datang-2-kali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HOKI, Setengah Dari Thien Setengah Dari Kita</title>
		<link>http://woxuedao.com/yin-yang/hoki-setengah-dari-thien-setengah-dari-kita/</link>
		<comments>http://woxuedao.com/yin-yang/hoki-setengah-dari-thien-setengah-dari-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 09:39:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yin Yang]]></category>
		<category><![CDATA[Fuk]]></category>
		<category><![CDATA[hoki]]></category>
		<category><![CDATA[Luck]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://woxuedao.com/?p=279</guid>
		<description><![CDATA[Semua orang pastinya mengharapkan mendapatkan hoki/fuk atau rejeki yang melimpah. Siapa sih di dunia ini yang akan menolak kalau mendapatkan hoki? Namun darimana datangnya hoki? Masing-masing manusia dilahirkan didunia ini membawa hoki masing-masing. Tapi kalaupun kita ditakdirkan mempunyai hoki yang besar namun kita tidak berusaha/bekerja, diam diri saja dirumah apakah hoki akan jatuh begitu saja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-280" title="good-luck-symbol" src="http://woxuedao.com/wp-content/uploads/2009/09/good-luck-symbol-150x150.jpg" alt="good-luck-symbol" width="150" height="150" />Semua orang pastinya mengharapkan mendapatkan hoki/fuk atau rejeki yang melimpah. Siapa sih di dunia ini yang akan menolak kalau mendapatkan hoki? Namun darimana datangnya hoki? Masing-masing manusia dilahirkan didunia ini membawa hoki masing-masing. Tapi kalaupun kita ditakdirkan mempunyai hoki yang besar namun kita tidak berusaha/bekerja, diam diri saja dirumah apakah hoki akan jatuh begitu saja dari langit? Rasanya juga mustahil.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">Setiap manusia perlu mempunyai sarana yaitu pekerjaan atau usaha agar hoki tersebut bisa disalurkan. Misalnya hoki kita besar tapi kita tidak bekerja hanya diam duduk dirumah, lantas Thien mau memberi hoki melalui apa? Tidak mungkin kan tiba-tiba hoki jatuh di depan rumah atau tiba-tiba ada orang yang mau ngasih order membangun rumah misalnya? Mustahil hoki bisa sampai ke tangan kita. Oleh karena itu hoki perlu suatu sarana agar bisa disalurkan.<span id="more-279"></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">Hoki yang dipunyai oleh setiap individu bisa pula ditingkatkan dengan syarat kita berusaha lebih keras lagi dalam bekerja, dengan memperhatikan beberapa faktor sebagai berikut :</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">1. Fisik yang baik/kuat</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">Kalau kita mempunyai hoki namun fisik kita tidak kuat, tentu kita dalam bekerja tidak akan maksimal sehingga mengakibatkan hoki berkurang. Atau lebih parah lagi fisik kita yang jelek membuat kita sering sakit-sakitan, sehingga malah membuat uang yang dengan susah payah kita hasilkan terbuang untuk mengobati fisik kita tersebut. Fisik yang baik perlu dijaga dan ditingkatkan dengan cara berolah raga, makan makanan yang bergizi, Shen Kung dan Chi Kung.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">2. Pengetahuan harus luas (IQ dan EQ harus tinggi)</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">Selain fisik, pengetahuan kita pun harus selalu diperluas dan ditambah. Kita perlu pula setidak-tidaknya mengetahui pengetahuan-pengetahuan lain diluar pengetahuan yang telah kita kuasai. Suatu saat pengetahuan yang luas akan memberikan manfaat dalam meningkatkan hoki kita. Pengetahuan tersebut dapat kita tingkatkan dengan banyak belajar dari orang lain, melihat televisi, membaca buku, membaca koran dan lain sebagainya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">3. Perbuatan baik</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">Kita perlu melakukan perbuatan-perbuatan baik seperti melakukan kung tek (amal) baik itu materi maupun non materi, tidak memaksa atau mengakibatkan orang lain kedalam bahaya, dan secara diam-diam memberikan kemudahan-kemudahan kepada orang lain.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">Dijaman serba susah seperti sekarang ini, selain berusaha meningkatkan hoki dengan cara-cara diatas, jangan lupa pula selalu berusaha dan bekerja keras. Karena tanpa bekerja keras hoki besarpun akan sia-sia karena hoki itu setengah dari Thien, setengah dari kita.</span></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://woxuedao.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://woxuedao.com/yin-yang/hoki-setengah-dari-thien-setengah-dari-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kita Semua Bersaudara</title>
		<link>http://woxuedao.com/renungan/kita-semua-bersaudara/</link>
		<comments>http://woxuedao.com/renungan/kita-semua-bersaudara/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 00:36:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Keakraban]]></category>
		<category><![CDATA[Persaudaraan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertikaian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://woxuedao.com/?p=275</guid>
		<description><![CDATA[Pertama kali mengenal Tao, saya menemukan suatu kehangatan, keakraban dan kekompakan yang ada dalam agama Tao. Semua seperti saudara saling membantu baik itu masalah dalam siutao maupun masalah-masalah pribadi dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu saya yakini karena kita adalah satu kesatuan, satu perguruan yaitu Perguruan Tao Thay Shang Men Xiao Yao Phai. Itulah yang membedakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-276" title="hold" src="http://woxuedao.com/wp-content/uploads/2009/09/hold-150x150.jpg" alt="hold" width="150" height="150" />Pertama kali mengenal Tao, saya menemukan suatu kehangatan, keakraban dan kekompakan yang ada dalam agama Tao. Semua seperti saudara saling membantu baik itu masalah dalam siutao maupun masalah-masalah pribadi dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu saya yakini karena kita adalah satu kesatuan, satu perguruan yaitu Perguruan Tao Thay Shang Men Xiao Yao Phai. Itulah yang membedakan kita, karena dalam satu perguruan kita itu telah menjadi satu keluarga besar, satu saudara perguruan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Layaknya saudara dan keluarga, kita saling hormat-menghormati, saling toleransi, saling peduli, saling membantu dan saling mengasihi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Terlintas dalam pikiran saya bahwa sebenarnya bagi kita yang siutao dalam satu perguruan Tao Thay Shang Men Xiao Yao Phai, sudah seharusnya saling mengisi satu sama lain agar masing-masing mencapai Tao nya, betapa indahnya.<span id="more-275"></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Yang lebih maju dalam Taonya membantu yang masih belum mengerti, yang belum mengerti mau mengakui kekurangan dan belajar pada yang lebih maju. Hal tersebut juga harusnya berlaku pula dalam berorganisasi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Yang lebih mampu diberi kesempatan untuk memimpin, yang belum mampu diberikan kesempatan untuk belajar, sehingga semua mendapatkan pengalamannya masing-masing agar regenerasi yang baik akan tercipta. Dengan demikian roda organisasi tidak akan berhenti berputar untuk menghasilkan kader-kader Tao yang mumpuni.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Memang benar bahwa kita siutao adalah individu masing-masing, untuk kemajuan masing-masing namun tidak ada salahnya selain kemajuan kita sendiri, kita juga memikirkan kemajuan saudara-saudara seperguruan kita lainnya agar juga bisa berjalan pada jalan yang benar untuk mencapai Taonya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Memang hal yang wajar bila semakin banyak orang yang terlibat dalam suatu organisasi ataupun suatu kelompok bisa dipastikan konflik dan singgungan akan lebih banyak terjadi, itu juga sesuai dengan teori yin dan yang.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Namun alangkah bijaknya bila masing-masing dari diri kita bisa menahan diri untuk tidak terlalu jauh dari garis-garis yang sudah disepakati bersama karena sekali lagi kita harus bisa sadar bahwa kita masih bersaudara.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Layaknya saudara, di dalam kita harus saling menjaga dan bila terdapat pihak luar yang mencoba merusaknya kita harus bergandengan tangan menghalaunya. Jangan sampai usaha-usaha tersebut berhasil membuat kita tercerai-berai yang malah akan membuat kita menjadi lebih lemah.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Masing-masing pribadi harus mencoba untuk mengubah sikap dari “ada aku tidak ada kamu” meningkat menjadi “ada aku baru ada kamu” dan akhirnya “ada kamu baru ada aku”. Bisakah?Semoga…</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;">Salam Tao</span></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://woxuedao.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://woxuedao.com/renungan/kita-semua-bersaudara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>JANGAN SIMPAN HUANG IE MU</title>
		<link>http://woxuedao.com/renungan/jangan-simpan-huang-ie-mu/</link>
		<comments>http://woxuedao.com/renungan/jangan-simpan-huang-ie-mu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 11:43:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Garda Terdepan]]></category>
		<category><![CDATA[Perkembangan Tao]]></category>
		<category><![CDATA[Roda Penggerak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://woxuedao.com/?p=270</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum mendapatkan Huang Ie, sebagian besar dari kita sangat ingin sekali mencapainya. Kadang ada yang mendapatkannya dengan perjuangan yang tidak begitu berliku, namun tak jarang pula harus melalui suatu perjuangan yang sangat panjang dan penuh keuletan. Setelah mendapatkan Huang Ie, apa yang sebaiknya dilakukan? Ibarat kala kita sekolah dulu, setelah naik ke kelas yang lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#486556;"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-271" title="helping_hand" src="http://woxuedao.com/wp-content/uploads/2009/08/helping_hand-150x150.gif" alt="helping_hand" width="150" height="150" />Sebelum mendapatkan Huang Ie, sebagian besar dari kita sangat ingin sekali mencapainya. Kadang ada yang mendapatkannya dengan perjuangan yang tidak begitu berliku, namun tak jarang pula harus melalui suatu perjuangan yang sangat panjang dan penuh keuletan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#486556;">Setelah mendapatkan Huang Ie, apa yang sebaiknya dilakukan? Ibarat kala kita sekolah dulu, setelah naik ke kelas yang lebih tinggi kita mendapatkan banyak pelajaran yang berbeda daripada kelas sebelumnya. Begitu pula dengan Huang Ie, banyak sekali rahasia  dan ilmu yang baru berhak kita ketahui dan pelajari. Banyak pula kegiatan maupun upacara-upacara yang bisa kita ikuti dan rasakan keagungannya.<span id="more-270"></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#486556;">Banyak sekali ‘kurikulum’ yang wajib kita perdalam agar kita menjadi lebih mengerti dan menjadi mahir dalam melakukannya. Mungkin seluruh hidup kita pun tidak cukup untuk mempelajari dan memahaminya. Sebagai Huang Ie adalah tugas dan kewajiban kita menjadi garda terdepan dalam memajukan Tao kita. Kita harus menjadi roda penggerak bagi perkembangan Tao yang kita junjung khususnya TSM-XYP. Kalau bukan kita-kita, siapa lagi yang akan ikut bahu membahu menggerakkan roda ‘kereta’ Tao agar lajunya semakin cepat dan stabil.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#486556;">Sangat disayangkan sekali bila setelah mendapatkan Huang Ie, kita sudah puas diri dan menyimpan Huang Ie kita di dalam lemari pakaian. Apalah arti Kebesaran dan Keagungan Huang Ie bila hanya tersimpan di dalam lemari tanpa digunakan untuk kepentingan bersama? Untuk kepentingan orang banyak, TaoYu-TaoYu kita? Untuk kemajuan perguruan kita? Untuk kejayaan Tao kita?</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#486556;">Berpartisipasilah dalam segala kegiatan Tao yang kiranya bisa kita ikuti. Jadilah peserta ataupun pemimpin yang baik dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan untuk perkembangan dan kemajuan kita bersama. Berikan segala dukungan yang dapat kita berikan demi tegaknya ‘bendera’ kita.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#486556;">Bagi yang belum Huang Ie, cepat kejar Huang Ie Mu. Bagi para Huang Ie, keluarkan lagi Kebesaran dan Keagungan Huang Ie Mu, jangan sampai hanya menjadi kain kuning lusuh yang tersimpan di dalam lemari bajumu. Ayo, mari sama-sama membangun Tao sehingga menjadi yang terdepan.</span></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://woxuedao.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://woxuedao.com/renungan/jangan-simpan-huang-ie-mu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>84</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bintang Yang Cepat Meredup</title>
		<link>http://woxuedao.com/cermin-peristiwa/bintang-yang-cepat-meredup/</link>
		<comments>http://woxuedao.com/cermin-peristiwa/bintang-yang-cepat-meredup/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 01:58:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cermin Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Kematian Mbah Surip]]></category>
		<category><![CDATA[Mbah Surip]]></category>
		<category><![CDATA[Sinar Bintang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://woxuedao.com/?p=266</guid>
		<description><![CDATA[Harimau mati meninggalkan belang, Manusia mati meninggalkan nama. Itulah sebuah ungkapan peribahasa yang kira-kira berarti setelah meninggal, nama lah yang dikenang dari manusia. Lebih dalam lagi, perbuatan manusia selama hiduplah yang dikenang oleh orang setelah meninggal. Mbah Surip, sebuah nama yang baru saja mulai terkenal belum lama ini, menjadi tambah populer setelah ia meninggal dunia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#5074af;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-267" title="mbah_surip_by_bedorgraph" src="http://woxuedao.com/wp-content/uploads/2009/08/mbah_surip_by_bedorgraph-150x150.jpg" alt="mbah_surip_by_bedorgraph" width="150" height="150" />Harimau mati meninggalkan belang, Manusia mati meninggalkan nama. Itulah sebuah ungkapan peribahasa yang kira-kira berarti setelah meninggal, nama lah yang dikenang dari manusia. Lebih dalam lagi, perbuatan manusia selama hiduplah yang dikenang oleh orang setelah meninggal.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#5074af;">Mbah Surip, sebuah nama yang baru saja mulai terkenal belum lama ini, menjadi tambah populer setelah ia meninggal dunia secara mendadak. Sebelum berita kematiannya, saya baru mendengar mengenai Mbah Surip sekitar seminggu lalu. Saya masih heran lirik lagunya yang sangat simple dengan beberapa kata saja yang diulang-ulang bisa membuatnya mulai terkenal dan mendapatkan banyak jadwal manggung. Namun tak disangka, hanya beberapa hari baru mulai tersenyum ketika mendengar lagunya, berita kematian Mbah Surip lah yang lebih terdengar. Sebuah sinar bintang yang cepat sekali meredup ditelan kematian.<span id="more-266"></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#5074af;">Fenomena Mbah Surip mengingatkan kita kembali akan kematian seorang SuperStar dunia Michael Jackson beberapa waktu lalu. Kejadian ini sekali lagi memberi contoh mengenai pentingnya kita menjaga kesehatan fisik. Demi mengejar harta yang melimpah, kita melupakan harta lainnya yang tak ternilai yang telah kita punya, yaitu kesehatan. Tanpa kesehatan, harta yang berlimpah pun tidak ada gunanya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#5074af;">Kita orang Siu Tao, diberikan bekal untuk meningkatkan kesehatan fisik kita melalui Shen Kung, Chi Kung dan Cing Co. Ketiga latihan tersebut perlu kita latih secara terus menerus agar daya tahan tubuh kita menjadi lebih kuat sehingga membuat kita lebih panjang umur agar dapat menjalankan proses Siu Tao lebih lama sehingga menjadi lebih dekat menuju kesempurnaan. Selain itu, harus diikuti pula dengan pola makan yang sehat dan olah raga yang cukup agar bisa saling melengkapi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#5074af;">Dari kejadian-kejadian ini, kiranya kita harus mulai memperhatikan kesehatan badan kita. Tinggalkan pola hidup yang tidak sehat, tingkatkan latihan Tao Ying Suk kita dan perbanyak olah raga dan minum vitamin-vitamin yang memang diperlukan oleh tubuh kita. Kita tidak perlu kejadian-kejadian lain seperti Michael Jackson dan Mbah Surip untuk mengingatkan kita akan pentingnya kesehatan. Sehingga bintang kita akan terus bersinar terang, jangan menjadi bintang yang cepat meredup dan mati.</span></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://woxuedao.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://woxuedao.com/cermin-peristiwa/bintang-yang-cepat-meredup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>72</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pasukan Kecil Yang Solid</title>
		<link>http://woxuedao.com/renungan/pasukan-kecil-yang-solid/</link>
		<comments>http://woxuedao.com/renungan/pasukan-kecil-yang-solid/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2009 02:14:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecil Solid]]></category>
		<category><![CDATA[Pasukan Berani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://woxuedao.com/?p=262</guid>
		<description><![CDATA[Dalam Film Braveheart, pasukan William dari Skotlandia yang jumlahnya sangat kecil bahkan awal mulanya dianggap remeh oleh Raja Inggris, dengan semangat yang membaja, keberanian yang kuat serta kemampuan yang tinggi, mampu mengalahkan pasukan Inggris yang banyak dan lengkap persenjataannya. Satu persatu kota-kota di Inggris dapat dikalahkan dan di rebut oleh pasukan kecil tersebut. Begitu pula [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #c13e58;"><a href="http://woxuedao.com/wp-content/uploads/2009/08/troops.png"><img class="alignleft size-medium wp-image-263" title="troops" src="http://woxuedao.com/wp-content/uploads/2009/08/troops-300x137.png" alt="" width="300" height="137" /></a>Dalam Film Braveheart, pasukan William dari Skotlandia yang jumlahnya sangat kecil bahkan awal mulanya dianggap remeh oleh Raja Inggris, dengan semangat yang membaja, keberanian yang kuat serta kemampuan yang tinggi, mampu mengalahkan pasukan Inggris yang banyak dan lengkap persenjataannya. Satu persatu kota-kota di Inggris dapat dikalahkan dan di rebut oleh pasukan kecil tersebut.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #c13e58;">Begitu pula cerita dalam Film yang berjudul ‘Troy’, pasukan yang dipimpin oleh Achilles yang sangat setia padanya dengan jumlah yang kecil namun solid dan berdaya juang tinggi dapat menjadi motor penggerak penyerangan pasukan Yunani untuk memporak-porandakan Kerajaan Troy yang sangat kuat.<span id="more-262"></span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #c13e58;">Cerita-cerita semacam itu dapat menginspirasi kita bahwa walaupun sebuah pasukan/kelompok yang jumlahnya lebih kecil namun solid dan mempunyai skill dan strategi yang lebih baik dapat mengalahkan pasukan yang jumlahnya lebih besar dan senjata yang lebih lengkap.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #c13e58;">Begitu pula ‘Pasukan’ TSM-XYP kita yang jumlahnya kecil, harus diperkuat dengan semangat juang yang tinggi, tekad membaja, skill yang lengkap, persatuan yang kokoh, pertahanan yang solid dan strategi yang tepat akan dapat melewati rintangan-rintangan yagn menghadang. Sehingga semakin lama ‘Pasukan’ yang kecil akan menjadi lebih besar dan disegani.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #c13e58;">Rapatkan barisan, perkokoh pertahanan dan tingkatkan kemampuan sehingga derap langkah ‘Pasukan’ kecil ini akan lebih mantap dan bersinergi menuju tujuan bersama yang lebih besar.</span></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://woxuedao.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://woxuedao.com/renungan/pasukan-kecil-yang-solid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

