BINARY_MLMSebagian besar dari kita tentu pernah diajak bahkan sampai dibujuk untuk mengikuti suatu bisnis yang disebut Multi Level Marketing (MLM). Saya masih ingat, sewaktu masih kuliah dulu ada seorang teman yang begitu giatnya mengajak saya mengikuti bisnis tersebut. Pada waktu itu terdapat beberapa bisnis MLM yang mempunyai nama besar dan program yang bagus, namun saya menolak hampir semua jenis MLM.

Dalam bisnis tersebut kita diharuskan menjual produk sekaligus mencari anggota dibawah kita yang biasa disebut downline, sehingga kita akan mendapatkan penghasilan yang berlipat dari downline-downline kita tersebut. Kemudian anggota downline kita juga diwajibkan mencari anggota lainnya seterusnya dan seterusnya sehingga bisnis kita menjadi lebih besar berkali lipat.

Bagi yang berhasil dan merasakan bisnis itu bagus pasti akan berusaha memperkenalkan bisnis ini kepada orang-orang terdekat mereka agar dapat merasakan pula keberhasilannya. Dan orang – orang terdekat kita pastilah ayah, ibu, kakak, adik, saudara, teman dan kerabat kita karena mereka biasanya enggan menolak.

Dalam Siu Tao, setelah merasakan manfaat, kebaikan dan kehebatan Tao tentu kita terpanggil untuk memperkenalkan Tao kepada orang-orang terdekat kita paling tidak dalam keluarga sehingga bisa bersama-sama Siu Tao dan mengambil manfaatnya.

Biasanya pun dimulai dari keluarga kita, setelah itu mungkin teman-teman maupun kerabat kita. Bila kita kaji, jalur ceritanya ibarat Multi Level Marketing yang kita kenal.

Dalam bisnis MLM, tingkatan dan pendapatan tidak memandang siapa yang lebih dulu memulai bisnis itu dan siapa yang lebih lama dalam bisnis itu. Tapi siapa yang lebih giat dan rajin dalam menjalani bisnis tersebut tentulah akan mendapat tingkatan dan pendapatan yang lebih banyak. Mungkin saja seorang downline dengan kerajinannya dan penjualan yang lebih banyak akan melampaui apa yang didapat oleh uplinenya, orang yang mengenalkan bisnis itu padanya.

Begitu pula dalam Siu Tao, orang yang lebih rajin menjalani lien kung, cing co dan chi kung tentu akan lebih maju dibanding mereka yang malas dalam Siu Tao.

Bisa saja seseorang yang baru mengenal Tao setahun tapi sangat rajin berlatih dan mendalami Tao akan lebih maju daripada orang yang mengenal Tao sepuluh tahun namun menjalankannya dengan malas dan sesukanya saja.

Siu Tao tidak dijalankan, seumur hidup pun akan nihil belaka.

Dalam MLM, sewaktu diberi pemahaman dan pengenalan produk beramai-ramai datang dan mengikuti, namun setelah menjadi anggota semakin lama semakin berkurang orangnya.

Begitu pula dalam Siu Tao, pada saat penataran dan tao ying berbondong-bondong datang mengikuti namun setelah di tao ying yang datang kembali bisa dihitung dengan jari, sungguh sangat disayangkan.

Menjalani Siu Tao banyak sekali godaan dan cobaan, rasa malas dan frustasi adalah yang paling sering dihadapi.

Bila masa itu datang, hadapi dan lawanlah dengan kuat sehingga bila kita dapat melewatinya kita akan lebih maju selangkah lagi dalam Siu Tao.

Siu Tao ibarat Multi Level Marketing, siapa yang lebih rajin dan giat menjalankannya tentu akan lebih cepat mencapai kemajuan dan keberhasilan.

Semoga kita sama-sama lebih maju dalam Siu Tao.

Salam Tao.

  • Share/Bookmark

One Response so far.

  1. hadi sucipto says:

    saya setuju dengan falsafah siapa yang rajin akan mendapatkan yang lebih baik ketimbang yang lebih dulu tapi malas. ini baru adil namanya.

Leave a Reply