<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wo Xue Dao &#187; Yin Yang</title>
	<atom:link href="http://woxuedao.com/category/yin-yang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://woxuedao.com</link>
	<description>Learning Tao For Better Life</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Jan 2012 15:11:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>HOKI, Setengah Dari Thien Setengah Dari Kita</title>
		<link>http://woxuedao.com/yin-yang/hoki-setengah-dari-thien-setengah-dari-kita/</link>
		<comments>http://woxuedao.com/yin-yang/hoki-setengah-dari-thien-setengah-dari-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 09:39:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yin Yang]]></category>
		<category><![CDATA[Fuk]]></category>
		<category><![CDATA[hoki]]></category>
		<category><![CDATA[Luck]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://woxuedao.com/?p=279</guid>
		<description><![CDATA[Semua orang pastinya mengharapkan mendapatkan hoki/fuk atau rejeki yang melimpah. Siapa sih di dunia ini yang akan menolak kalau mendapatkan hoki? Namun darimana datangnya hoki? Masing-masing manusia dilahirkan didunia ini membawa hoki masing-masing. Tapi kalaupun kita ditakdirkan mempunyai hoki yang besar namun kita tidak berusaha/bekerja, diam diri saja dirumah apakah hoki akan jatuh begitu saja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-280" title="good-luck-symbol" src="http://woxuedao.com/wp-content/uploads/2009/09/good-luck-symbol-150x150.jpg" alt="good-luck-symbol" width="150" height="150" />Semua orang pastinya mengharapkan mendapatkan hoki/fuk atau rejeki yang melimpah. Siapa sih di dunia ini yang akan menolak kalau mendapatkan hoki? Namun darimana datangnya hoki? Masing-masing manusia dilahirkan didunia ini membawa hoki masing-masing. Tapi kalaupun kita ditakdirkan mempunyai hoki yang besar namun kita tidak berusaha/bekerja, diam diri saja dirumah apakah hoki akan jatuh begitu saja dari langit? Rasanya juga mustahil.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">Setiap manusia perlu mempunyai sarana yaitu pekerjaan atau usaha agar hoki tersebut bisa disalurkan. Misalnya hoki kita besar tapi kita tidak bekerja hanya diam duduk dirumah, lantas Thien mau memberi hoki melalui apa? Tidak mungkin kan tiba-tiba hoki jatuh di depan rumah atau tiba-tiba ada orang yang mau ngasih order membangun rumah misalnya? Mustahil hoki bisa sampai ke tangan kita. Oleh karena itu hoki perlu suatu sarana agar bisa disalurkan.<span id="more-279"></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">Hoki yang dipunyai oleh setiap individu bisa pula ditingkatkan dengan syarat kita berusaha lebih keras lagi dalam bekerja, dengan memperhatikan beberapa faktor sebagai berikut :</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">1. Fisik yang baik/kuat</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">Kalau kita mempunyai hoki namun fisik kita tidak kuat, tentu kita dalam bekerja tidak akan maksimal sehingga mengakibatkan hoki berkurang. Atau lebih parah lagi fisik kita yang jelek membuat kita sering sakit-sakitan, sehingga malah membuat uang yang dengan susah payah kita hasilkan terbuang untuk mengobati fisik kita tersebut. Fisik yang baik perlu dijaga dan ditingkatkan dengan cara berolah raga, makan makanan yang bergizi, Shen Kung dan Chi Kung.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">2. Pengetahuan harus luas (IQ dan EQ harus tinggi)</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">Selain fisik, pengetahuan kita pun harus selalu diperluas dan ditambah. Kita perlu pula setidak-tidaknya mengetahui pengetahuan-pengetahuan lain diluar pengetahuan yang telah kita kuasai. Suatu saat pengetahuan yang luas akan memberikan manfaat dalam meningkatkan hoki kita. Pengetahuan tersebut dapat kita tingkatkan dengan banyak belajar dari orang lain, melihat televisi, membaca buku, membaca koran dan lain sebagainya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">3. Perbuatan baik</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">Kita perlu melakukan perbuatan-perbuatan baik seperti melakukan kung tek (amal) baik itu materi maupun non materi, tidak memaksa atau mengakibatkan orang lain kedalam bahaya, dan secara diam-diam memberikan kemudahan-kemudahan kepada orang lain.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">Dijaman serba susah seperti sekarang ini, selain berusaha meningkatkan hoki dengan cara-cara diatas, jangan lupa pula selalu berusaha dan bekerja keras. Karena tanpa bekerja keras hoki besarpun akan sia-sia karena hoki itu setengah dari Thien, setengah dari kita.</span></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://woxuedao.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://woxuedao.com/yin-yang/hoki-setengah-dari-thien-setengah-dari-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menemukan &#8216;Aku&#8217; Yang Asli</title>
		<link>http://woxuedao.com/yin-yang/menemukan-aku-yang-asli/</link>
		<comments>http://woxuedao.com/yin-yang/menemukan-aku-yang-asli/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2009 11:57:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yin Yang]]></category>
		<category><![CDATA[Amarah]]></category>
		<category><![CDATA[Dendam]]></category>
		<category><![CDATA[Emosi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://woxuedao.com/?p=234</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai seorang TaoYu, kita sering mendengar kata-kata,”Temukanlah Aku-mu yang asli”. Apa artinya Aku yang asli? Suatu saat kita ditegur oleh atasan kita karena kesalahan kita dalam mengerjakan tugas di kantor misalnya. Di depan atasan pada saat itu kita hanya bisa mangut-mangut dan berkata,”Iya Pak, Siap Bos, Sorry Pak”, dan lain sebagainya dengan mimik muka memelas, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #eb9e09;"><a href="http://woxuedao.com/wp-content/uploads/2009/07/shadow.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-235" title="shadow" src="http://woxuedao.com/wp-content/uploads/2009/07/shadow-218x300.jpg" alt="" width="218" height="300" /></a>Sebagai seorang TaoYu, kita sering mendengar kata-kata,”Temukanlah Aku-mu yang asli”. Apa artinya Aku yang asli?</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #eb9e09;">Suatu saat kita ditegur oleh atasan kita karena kesalahan kita dalam mengerjakan tugas di kantor misalnya. Di depan atasan pada saat itu kita hanya bisa mangut-mangut dan berkata,”Iya Pak, Siap Bos, Sorry Pak”, dan lain sebagainya dengan mimik muka memelas,  perasaan menyesal  dan bersalah.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #eb9e09;">Namun setelah atasan kita berlalu setelah selesai menegur kita, dengan spontan kita mengumpat atasan kita, menirukan kata-katanya dengan ejekan, menjulurkan lidah dibelakangnya, “Itulah Aku yang asli”. Aku yang tidak menerima bila dikritik, Aku yang tidak mau mengakui kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat.<span id="more-234"></span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #eb9e09;">Di lain waktu, dalam suatu organisasi, teman kita mendapatkan tugas menjadi pimpinan sedangkan kita tidak terpilih. Suatu saat teman kita tersebut menemui kesulitan dalam menjalankan tugas, kita bukannya membantu malah berucap, “Rasain lu”, Itulah Aku yang asli, Aku yang penuh dengan dengki, iri hati dan kebencian.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #eb9e09;">Dalam kehidupan sehari-hari, Aku yang asli sering muncul dalam hidup kita. Hanya kadang kita lebih sering mengingkarinya dengan memakai ‘Topeng’ untuk menutupi Aku yang asli.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #eb9e09;">Temukanlah Aku yang asli, sadari bahwa itulah Aku yang asli dan ubahlah Aku asli yang negatif menjadi Aku asli yang positif sehingga bertambah maju selangkah dalam menuju garis akhir yang kita ingin capai.</span></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://woxuedao.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://woxuedao.com/yin-yang/menemukan-aku-yang-asli/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bohong Benar, Bohong Salah</title>
		<link>http://woxuedao.com/yin-yang/bohong-benar-bohong-salah/</link>
		<comments>http://woxuedao.com/yin-yang/bohong-benar-bohong-salah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2009 09:55:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yin Yang]]></category>
		<category><![CDATA[Berbohong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://woxuedao.com/?p=224</guid>
		<description><![CDATA[Orang sering berkata “Berbohong demi kebaikan itu tidak apa-apa’. Benarkah demikian? Berbohong itu pada dasarnya mempunyai konotasi yang negative. Bila orang mendengar kata bohong, maka pikirannya langsung mengarah pada yang negative. Menurut saya sih, bohong ada yang benar dan ada yang salah. Misalnya seorang pedagang yang menjual televisi. Modal televisi yang dia jual Rp. 1.000.000 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#a19b53;"><img class="alignleft size-medium wp-image-232" title="bohong copy" src="http://woxuedao.files.wordpress.com/2009/07/bohong-copy.jpg?w=300" alt="bohong copy" width="300" height="228" />Orang sering berkata “Berbohong demi kebaikan itu tidak apa-apa’. Benarkah demikian?</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#a19b53;">Berbohong itu pada dasarnya mempunyai konotasi yang negative. Bila orang mendengar kata bohong, maka pikirannya langsung mengarah pada yang negative.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#a19b53;">Menurut saya sih, bohong ada yang benar dan ada yang salah. Misalnya seorang pedagang yang menjual televisi. Modal televisi yang dia jual Rp. 1.000.000 misalnya. Kemudian akan dia jual seharga Rp. 1.250.000, pembeli televisi tersebut menawar Rp. 1.100.000 namun pedagang tersebut berkata bahwa dia hanya untung Rp. 50.000 dengan menjual televisi tersebut Rp. 1.250.000. Padahal sebenarnya dengan harga yang ditawar oleh pembeli dia telah mempunyai untung Rp. 100.000.<span id="more-224"></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#a19b53;">Pedagang tersebut telah berbohong, namun berbohong benar, karena dia berbohong demi mendapatkan untung Rp. 250.000 dengan memperhitungkan bunga atas modal, gaji karyawan, biaya sewa toko serta keuntungan untuk menghidupi dia dan keluarganya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#a19b53;">Namun, bila dia menjual televisi yang kualitasnya jelek dengan mengatakan sebagai kualitas yang paling bagus, maka dia telah berbohong salah.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#a19b53;">Terlebih lagi bila seseorang berbohong yang bisa mencelakai orang lain maka itu adalah bohong yang sangat salah.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#a19b53;">Yang penting adalah, ukur kadar kebohongan kita dengan hati nurani, apakah bohong itu mencederai hati kita atau tidak.</span></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://woxuedao.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://woxuedao.com/yin-yang/bohong-benar-bohong-salah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadilah Protagonis Bukan Antagonis</title>
		<link>http://woxuedao.com/yin-yang/jadilah-protagonis-bukan-antagonis/</link>
		<comments>http://woxuedao.com/yin-yang/jadilah-protagonis-bukan-antagonis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2009 14:31:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yin Yang]]></category>
		<category><![CDATA[antagonis]]></category>
		<category><![CDATA[Lakon Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[protagonis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://woxuedao.com/?p=191</guid>
		<description><![CDATA[Seperti yang pernah saya sampaikan, dalam suatu cerita sandiwara, sinetron, film atau bahkan cerita kehidupan yang sesungguhnya terdapat peran Protagonis yaitu orang yang berperan sebagai orang baik, panutan atau jagoan, dan peran Antagonis yaitu orang yang berperan sebagai pihak yang jahat, menyebalkan atau lawan dari jagoan. Saya yakin, sebagian besar orang pastilah lebih ingin berperan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;"><img class="alignright size-medium wp-image-192" title="acting" src="http://woxuedao.files.wordpress.com/2009/07/acting.jpg?w=237" alt="acting" width="237" height="300" />Seperti yang pernah saya sampaikan, dalam suatu cerita sandiwara, sinetron, film atau bahkan cerita kehidupan yang sesungguhnya terdapat peran Protagonis yaitu orang yang berperan sebagai orang baik, panutan atau jagoan, dan peran Antagonis yaitu orang yang berperan sebagai pihak yang jahat, menyebalkan atau lawan dari jagoan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">Saya yakin, sebagian besar orang pastilah lebih ingin berperan sebagai orang baik atau jagoan daripada berperan sebagai penjahat.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">Demikian pula dengan kehidupan ini, kebanyakan orang ingin tampil baik di depan orang lain sehingga mendapatkan kesan yang baik. Istilah gaulnya ‘Jaim’ atau jaga image.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">Kita selalu berusaha menceritakan yang baik-baik mengenai kita kepada orang lain dan berusaha menyimpan kejelekan-kejelekan kita. Semua kita lakukan agar orang lain mendapatkan kesan yang baik terhadap kita.<span id="more-191"></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">Seorang aktris sinetron yang sering mendapatkan peran Antagonis sebagai seorang ibu yang jahat pernah bercerita bahwa bila dia bepergian kemanapun banyak bertemu dengan orang yang membencinya, mengumpat bahkan menjambak rambutnya di karenakan peran-peran jahat yang dibawakannya. Padahal aktris itu sudah menerangkan bahwa itu hanya sekedar peran bukan yang sebenarnya, namun masyarakat sudah terlanjur membencinya karena peran Antagonis tersebut.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">Coba kita tanyakan kepada diri kita, peran apa yang ingin kita lakoni dalam kehidupan ini? Menjadi seorang Protagonis atau jagoan yang di sukai banyak orang atau menjadi penjahat yang dibenci banyak orang?</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">Saya rasa lebih banyak orang yang ingin berperan sebagai protagonis daripada Antagonis. Selanjutnya adalah apakah kita benar-benar berperilaku seperti seorang Protagonis yang sesungguhnya atau hanya sekedar ingin saja namun sifat dan kelakuan kita tidak mencerminkan seorang Protagonis yang patut di sukai dan diteladani?</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;">Oleh karena itu, jadilah Protagonis yang benar-benar mencerminkan sifat-sifat seorang Protagonis. Jangan sampai dalam kehidupan ini, kita malah berperan sebagai seorang Antagonis yang dibenci banyak orang.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;"> </span></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://woxuedao.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://woxuedao.com/yin-yang/jadilah-protagonis-bukan-antagonis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>JEJAK SEPATU</title>
		<link>http://woxuedao.com/yin-yang/jejak-sepatu/</link>
		<comments>http://woxuedao.com/yin-yang/jejak-sepatu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 16:02:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yin Yang]]></category>
		<category><![CDATA[Jejak Sepatu]]></category>
		<category><![CDATA[Sudut Positif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://woxuedao.com/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki. Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan dan kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik. Rumah tampak selalu rapih dan bersih dan teratur, suami serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya itu. Cuma ada satu masalah, ibu yg pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"><img class="aligncenter size-full wp-image-177" title="ist2_4809564-dirty-shoes-in-mixed-lighting" src="http://woxuedao.files.wordpress.com/2009/07/ist2_4809564-dirty-shoes-in-mixed-lighting1.jpg" alt="ist2_4809564-dirty-shoes-in-mixed-lighting" width="380" height="253" />Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki. Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan dan kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik. Rumah tampak selalu rapih dan bersih dan teratur, suami serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya itu.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Cuma ada satu masalah, ibu yg pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi dan menyiksanya.<span id="more-175"></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir dan menceritakan masalahnya. Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian, Virginia Satir tersenyum dan berkata kepada sang ibu :</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">&#8220;Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan&#8221; Ibu itu kemudian menutup matanya. &#8220;&#8216;Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana perasaan ibu?  Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yg murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Virginia Satir melanjutkan; &#8220;Itu artinya tidak ada seorangpun di rumah ibu. Tak ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka. Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu kasihi&#8221;.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung menghilang, nafasnya mengandung isak. Perasaannya terguncang. Pikirannya langsung cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan anak-anaknya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">&#8220;Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu dan kotoran disana, artinya suami dan anak-anak ibu ada di rumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka menghangatkan hati ibu&#8221;. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia merasa nyaman dengan visualisasi tersebut. &#8220;Sekarang bukalah mata ibu&#8221;. Ibu itu membuka matanya &#8220;Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah buat ibu?&#8221; Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya. &#8220;Aku tahu maksud anda&#8221; ujar sang ibu. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu disana, ia tahu, keluarga yg dikasihinya ada di rumah.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Sumber : Milis Smansa Sliat, Kontributor : Apriyani Tan</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Dari cerita diatas, pesan moral yang kita dapat adalah : Jika kita melihat dengan sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif. Jangan mudah menilai sesuatu hal dari segi negatif saja, tanamkanlah di pikiran dan hati kita bisa menilai sesuatu dari segi positif pula.</span></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://woxuedao.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://woxuedao.com/yin-yang/jejak-sepatu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>CLICK</title>
		<link>http://woxuedao.com/yin-yang/click/</link>
		<comments>http://woxuedao.com/yin-yang/click/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2009 11:12:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yin Yang]]></category>
		<category><![CDATA[kebersamaan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga bahagia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://woxuedao.com/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[Kata diatas adalah sebuah judul film yang saya tonton di televisi beberapa waktu yang lalu. Film ini sudah diputar berkali-kali di beberapa stasiun televisi, namun ada suatu hikmah yang saya tangkap pada saat menonton yang terakhir kali itu. Film tersebut sebuah film drama keluarga yang bercerita tentang seorang pekerja yang bernama Michael. Dia seorang pekerja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"><img class="aligncenter size-full wp-image-151" title="happyfamily" src="http://woxuedao.files.wordpress.com/2009/06/happyfamily.png" alt="happyfamily" width="450" height="138" />Kata diatas adalah sebuah judul film yang saya tonton di televisi beberapa waktu yang lalu. Film ini sudah diputar berkali-kali di beberapa stasiun televisi, namun ada suatu hikmah yang saya tangkap pada saat menonton yang terakhir kali itu.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Film tersebut sebuah film drama keluarga yang bercerita tentang seorang pekerja yang bernama Michael. Dia seorang pekerja yang penuh ambisi, harapannya adalah suatu saat nanti dia akan menjadi rekanan bisnis dari bos nya bukan hanya seorang karyawan seperti saat ini. Oleh karena itu dia harus menunjukkan prestasi kerja yang sangat bagus agar bisa dijadikan rekanan oleh bos nya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Suatu saat Michael mendapatkan hadiah super berupa sebuah remote control. Ini bukan sembarang remote tetapi sebuah remote control kehidupan.<span id="more-150"></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Dengan alat ini, Michael dapat mengontrol kehidupannya hanya melalui tombol-tombol yang terdapat pada remote tersebut.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Seperti halnya sebuah remote DVD player, disana terdapat tombol rewind, skip, forward, stop dan kegunaan tombol lainnya yang akan berbunyi &#8216;click&#8217; bila ditekan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Michael yang sangat terobsesi dengan ambisinya untuk menjadi rekan bisnis bos nya, sangat mengutamakan pekerjaan dibanding keluarganya. Michael mempunyai seorang istri yang cantik dan dua anak laki-laki dan perempuan yang masih kecil.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Pekerjaan sangat menyita waktunya sehingga waktu untuk keluarga pun tidak ada. Michael jadi sering bertengkar dengan istrinya dan sering mengecewakan anak-anaknya. Bila sedang bertengkar dengan istrinya ataupun menemui hal-hal yang tidak disukainya, Michael menggunakan remote control istimewa yang dipunyainya untuk melewati bagian-bagian kehidupannya yang tidak disukainya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Bagian-bagian kehidupan yang berhubungan dengan istri, anak maupun orang tuanya sering dilewatkannya dengan menekan tombol skip ataupun forward. Jadi setiap menemukan momen yang tidak disukainya, Michael tinggal menekan &#8216;click&#8217;.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Singkat cerita, Michael berhasil menjadi rekan bisnis dari bosnya tersebut. Kini, dia telah sejajar dengan bos nya sendiri dalam perusahaan dimana dulunya dia adalah karyawan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Namun, setelah menjadi rekanan bos nya, dia mulai sadar bahwa bukan ini yang dia cari selama ini. Dia telah melewatkan begitu banyak bagian kehidupan yang menyangkut keluarganya. Kini, dia sudah tua, kedua anaknya sudah dewasa. Anak laki-lakinya sudah akan menikah. Yang menyedihkan adalah kenyataan bahwa dia dan istrinya telah bercerai, dikarenakan sering bertengkar. Dan yang paling menyedihkan adalah, ayahnya meninggal setelah bertengkar dengan dirinya, dan pada saat pertengkaran itu dia segera menekan tombol skip sehingga dia melewatkan saat-saat ayahnya menghembuskan napas terakhirnya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Michael begitu menyesal, ternyata begitu banyak momen-momen indah dalam kehidupannya yang dia lalui. Apa yang dia capai kini tidaklah sebanding dengan apa yang telah dia lewatkan. Melihat anak-anaknya tumbuh besar, saat-saat bahagia bersama istri, melihat akhir hidup ayahnya, dan momen-momen indah lainnya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Dia begitu terpukul sampai pada akhirnya, dikarenakan usianya yang tidak lagi muda, dia pun mempunyai penyakit jantung yang telah akut.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Di saat-saat terakhirnya, Michael memberi pesan kepada anak lelakinya yang baru saja menikah,”Keluarga adalah yang utama dari segalanya”.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Dari cerita diatas dapat kita petik suatu pelajaran. Dalam kehidupan dengan persaingan yang sedemikian ketat ini, seringkali kita terlalu sibuk dengan pekerjaan dan bisnis kita sehingga kita pun seringkali melupakan waktu kita bersama keluarga, bersama istri dan anak-anak, bersama orang tua kita mumpung mereka masih ada.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Hilangkanlah sejenak hal-hal diluar sana, bila bersama keluarga nikmatilah saat-saat indah bersama mereka karena momen itu akan berlalu dan tidak akan kembali.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;">Bukankah kita ini adalah Thay Shang Men-Xiao Yao Phai? Maka, kejarlah apa yang ingin kita raih namun jangan lupakan momen indah bersama keluarga. Nikmatilah hidup ini, Xiao Yao saja menjalani hidup dan ‘Keluarga adalah Yang Utama’.</span></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://woxuedao.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://woxuedao.com/yin-yang/click/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dimanakah Surga? Dimanakah Neraka?</title>
		<link>http://woxuedao.com/yin-yang/dimanakah-surga-dimanakah-neraka/</link>
		<comments>http://woxuedao.com/yin-yang/dimanakah-surga-dimanakah-neraka/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 00:24:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yin Yang]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[neraka]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[surga]]></category>
		<category><![CDATA[tempat indah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://woxuedao.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Sebagian orang mengatakan surga diatas sana, neraka dibawah sana untuk menggambarkan betapa jauh perbedaan antara keduanya. Kalau ingin surga berbuatlah kebaikan, sebaliknya jangan berbuat kejahatan bila tidak mau neraka. Suatu anjuran yang baik untuk mengarahkan manusia harus berbuat baik alih-alih berbuat jahat. Namun sebenarnya adakah surga dan neraka? Siapakah yang pernah pergi kesana dan kembali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignright size-full wp-image-103" title="hawaii_retreat_water_fall" src="http://woxuedao.files.wordpress.com/2009/06/hawaii_retreat_water_fall.jpg" alt="hawaii_retreat_water_fall" width="300" height="218" />Sebagian orang mengatakan surga diatas sana, neraka dibawah sana untuk menggambarkan betapa jauh perbedaan antara keduanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau ingin surga berbuatlah kebaikan, sebaliknya jangan berbuat kejahatan bila tidak mau neraka. Suatu anjuran yang baik untuk mengarahkan manusia harus berbuat baik alih-alih berbuat jahat.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun sebenarnya adakah surga dan neraka? Siapakah yang pernah pergi kesana dan kembali memberitahukan kita mengenai tempat tersebut dan keadaan disana?<span id="more-101"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Apakah Anda mau bila suatu waktu ada yang bisa mengajak Anda mengunjungi surga dan neraka? Apakah ada jaminan setelah kunjungan tersebut masih bisa kembali ke bumi, kembali berkumpul dengan keluarga dan menceritakan semua pengalaman kita disana?</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana bila setelah berkunjung kesana Anda tidak bisa kembali? Alias mati? One way ticket gitu.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau saya sih ogah, mendingan saya berkunjung kesana setelah sampai waktunya bagi saya untuk berkunjung kesana, yaitu di akhir perjalanan hidup saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi saya, sementara surga dan neraka itu adanya di dunia, yah di bumi kita hidup ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Bukankah bila di kehidupan ini, kita tidak kekurangan uang, mempunyai keluarga yang sehat dan bahagia, segala sesuatu berjalan dengan lancar baik pekerjaan ataupun bisnis, banyak teman, bukankah itu adalah surga?</p>
<p style="text-align:justify;">Di waktu kerja kita bekerja dengan baik, di waktu liburan kita dapat pergi berlibur ke tempat yang indah-indah seperti pulau Bali yang di konotasikan sebagai Pulau Dewata, bukankah itu adalah surga?</p>
<p style="text-align:justify;">Sebaliknya, bila dikehidupan ini kita serba kekurangan dalam hal materi, tidak punya rumah, tidak punya mobil, keluarga berantakan, pekerjaan ataupun bisnis amburadul, bukankah itu sudah terasa seperti di neraka?</p>
<p style="text-align:justify;">Bukankah lebih baik kita memikirkan surga dan neraka yang ada di dunia ini dibandingkan pusing memikirkan surga dan neraka yang ada entah dimana? Namun, berbuat kungtek dan kebaikan selalu di lakukan untuk bekal menghadapi kehidupan kita berikutnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Marilah, kita bersama-sama berbuat yang terbaik dalam kehidupan kita untuk bisa mendapatkan surga di dunia. Mungkin suatu waktu nanti kita akan bertemu dan bersama menikmati surga di kehidupan ini. Cia you!</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://woxuedao.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://woxuedao.com/yin-yang/dimanakah-surga-dimanakah-neraka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tao Itu Sudah Sempurna</title>
		<link>http://woxuedao.com/yin-yang/tao-itu-sudah-sempurna/</link>
		<comments>http://woxuedao.com/yin-yang/tao-itu-sudah-sempurna/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2009 15:55:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yin Yang]]></category>
		<category><![CDATA[antagonis]]></category>
		<category><![CDATA[cen san mei]]></category>
		<category><![CDATA[protagonis]]></category>
		<category><![CDATA[sandiwara]]></category>
		<category><![CDATA[sempurna]]></category>
		<category><![CDATA[tek tao]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://woxuedao.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[Kata orang, hidup ini bagai sandiwara. Kalau begitu, kita manusia hanyalah para pemain dalam kehidupan ini. Dalam sandiwara terdapat berbagai peran yang harus dimainkan, seperti ada peran protagonis yang selalu baik budi pekertinya, ada peran antagonis yang selalu bertingkah laku jahat. Begitu pula dalam kehidupan yang sedang kita jalani, di sekitar kita terdapat berbagai macam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignright size-full wp-image-86" title="tao-3" src="http://woxuedao.files.wordpress.com/2009/06/tao-31.jpg" alt="tao-3" width="177" height="298" />Kata orang, hidup ini bagai sandiwara. Kalau begitu, kita manusia hanyalah para pemain dalam kehidupan ini. Dalam sandiwara terdapat berbagai peran yang harus dimainkan, seperti ada peran protagonis yang selalu baik budi pekertinya, ada peran antagonis yang selalu bertingkah laku jahat.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu pula dalam kehidupan yang sedang kita jalani, di sekitar kita terdapat berbagai macam sifat dan tingkah laku yang berbeda-beda. Ada yang baik hatinya, ada pula yang bengkok hatinya.<span id="more-66"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Bagi kita yang siutao masih tidak terlepas dari berbagai peran dalam kehidupan. Hal itu dapat dimaklumi, dikarenakan kita hanya manusia yang sedang siu untuk mencapai kedewaan yang mungkin masih jauh jalannya dan masih perlu ditempuh beberapa kehidupan lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertentangan dan perselisihan tidak lepas dalam kehidupan yang kita jalani. Semua bersikeras mempertahankan argumen dan pendapatnya sendiri-sendiri. Alangkah indah hidup ini bila perbedaan itu tidak terjadi pada lingkungan kita sendiri, biarlah peran antagonis dimainkan oleh orang lain saja tentu Cen San Mei di dunia ini bagi kita akan lebih cepat tercipta apalagi kita semua adalah saudara satu seperguruan.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya teringat kata-kata seorang sesiung. Katanya, &#8220;Tao Itu Sudah Sempurna, kita hanya pemain sandiwara yang menjalaninya, maka jadilah pemain protagonis yang baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Di kehidupan ini kita beruntung dapat bertemu dengan Tao. Bila dalam kesempatan ini kita tidak bisa Tek Tao bagaimana? Akankah kita berkesempatan bertemu Tao lagi di kehidupan mendatang? Siapa yang bisa menjamin?</p>
<p style="text-align:justify;">Anggap saja hidup ini adalah yang terakhir kita bertemu Tao, sehingga kita wajib berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai Tao yang Maha Besar. Bila di akhir nanti kita belum berhasil, minimal kita telah menjadi manusia dengan nilai 8 atau 9 sehingga bila pun ketemu Tao di kehidupan yang akan datang, kita tinggal selangkah dua langkah lagi mencapainya. Dan langkah pertama yang harus kita tempuh dalam kehidupan ini adalah menjadi pemain protagonis yang baik. Salam Tao</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://woxuedao.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://woxuedao.com/yin-yang/tao-itu-sudah-sempurna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>70</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dimanakah Keadilan?</title>
		<link>http://woxuedao.com/yin-yang/dimanakah-keadilan/</link>
		<comments>http://woxuedao.com/yin-yang/dimanakah-keadilan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 14:52:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yin Yang]]></category>
		<category><![CDATA[hati bening]]></category>
		<category><![CDATA[keadilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://woxuedao.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin anda pernah merasakan dan mempertanyakan dimana keadilan dalam hidup ini. Anda mungkin termasuk orang yang dalam hidup ini tergolong orang yang baik, tidak neko-neko, banyak berbuat kungtek tapi kenapa hidupnya hanya begini-begini saja, tidak ada kemajuan yang berarti. Mungkin anda dalam hati mulai bertanya, dimanakah Sen?Kog saya tidak dibantu?Apakah anda yakin kalau anda belum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-69" title="imagesjustice" src="http://woxuedao.files.wordpress.com/2009/06/imagesjustice.jpg" alt="imagesjustice" width="150" height="150" />Mungkin anda pernah merasakan dan mempertanyakan dimana keadilan dalam hidup ini. Anda mungkin termasuk orang yang dalam hidup ini tergolong orang yang baik, tidak neko-neko, banyak berbuat kungtek tapi kenapa hidupnya hanya begini-begini saja, tidak ada kemajuan yang berarti. Mungkin anda dalam hati mulai bertanya, dimanakah Sen?Kog saya tidak dibantu?Apakah anda yakin kalau anda belum dibantu?<span id="more-68"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Hidup ini ada hukum sebab akibat. Kalau saat ini anda merasa hidup kurang dalam hal keuangan, kurang bahagia dan serba kekurangan lainnya mungkin anda sedang menjalankan akibat dari kehidupan yang lampau, anda sedang membayarnya sekarang.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau begitu, untuk mendapatkan sesuatu yang baik di kehidupan yang akan datang bukannya anda harus membuat sebab yang baik-baik saja saat ini?</p>
<p style="text-align:justify;">Oleh karena itu, jangan ragu untuk berbuat baik seperti yang sudah biasa anda lakukan. Jangan bertanya dimanakah hasil dari perbuatan baikku?Yang penting adalah lakukan, lakukan dan lakukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dewa-dewi tidak akan menutup mata kepada umatnya yang memang menjalankan hidup dengan benar dan banyak berbuat kebaikan. Jangan meragukan kasih Dewa-Dewi dalam membantu kehidupan kita agar lebih baik. Yang penting bagi kita adalah berbuat, tidak perlu pikirkan hasilnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Diperlukan hati yang bening dan rasa syukur yang dalam untuk merasakan dan melihat berkah dan kasih yang kita terima dari Dewa-Dewi.</p>
<p style="text-align:justify;">So, teruslah berbuat kungtek, jangan berhenti karena berkah juga tak akan berhenti.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://woxuedao.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://woxuedao.com/yin-yang/dimanakah-keadilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pentingkah Huang Ie?</title>
		<link>http://woxuedao.com/yin-yang/pentingkah-huang-ie/</link>
		<comments>http://woxuedao.com/yin-yang/pentingkah-huang-ie/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 14:00:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yin Yang]]></category>
		<category><![CDATA[agama tao]]></category>
		<category><![CDATA[huang Ie]]></category>
		<category><![CDATA[Tao]]></category>
		<category><![CDATA[ujian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://woxuedao.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Menjelang Hari Kebesaran Maha Dewa Thai Shang Law Cin, taoyu-taoyu yang mengikuti ujian kenaikan tingkat dalam Perguruan Thay Shang Men-Xiao Yaw Phay kita baik itu Huang Ie tingkat I ataupun Huang Ie tingkat II pasti akan berdebar-debar hatinya menanti berita apakah lulus atau tidak. Siapa-siapa saja yang lulus biasanya diumumkan pada waktu Hari Kebesaran Maha Dewa, namun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-61" title="001aa018fefe091df59e1e" src="http://woxuedao.files.wordpress.com/2009/06/001aa018fefe091df59e1e.jpg" alt="001aa018fefe091df59e1e" width="350" height="244" />Menjelang Hari Kebesaran Maha Dewa Thai Shang Law Cin, taoyu-taoyu yang mengikuti ujian kenaikan tingkat dalam Perguruan Thay Shang Men-Xiao Yaw Phay kita baik itu Huang Ie tingkat I ataupun Huang Ie tingkat II pasti akan berdebar-debar hatinya menanti berita apakah lulus atau tidak.</p>
<p style="text-align:justify;">Siapa-siapa saja yang lulus biasanya diumumkan pada waktu Hari Kebesaran Maha Dewa, namun biasanya juga sebelum hari H tersebut sudah ada bocoran-bocoran tentang siapa saja yang lulus. Bagi yang lulus tentu sangat bangga dan senang sekali, yang tidak lulus tidak perlu berkecil hati.<span id="more-57"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Namun dibalik itu semua, pentingkah arti Huang Ie? Banyak juga taoyu-taoyu kita yang enggan untuk menempuh ujian tersebut. Berbagai alasan dikemukakan, ada yang takut, ada yang gak pede, ada yang bilang gak penting, bahkan ada yang bilang tidak ada gunanya?Begitukah?</p>
<p style="text-align:justify;">Namanya juga ujian, tentu gunanya adalah suatu pengujian apakah kita layak di mata Sen untuk naik satu tingkat agar bisa mendapatkan pelajaran yang lebih tinggi dari yang sekarang. Ibarat sekolah dulu, dari SD kelas I untuk naik kelas II harus melalui ujian sehingga tahu seseorang itu layak naik ke kelas yang lebih tinggi atau nggak. Gak mungkin kan, seseorang yang SD kelas I berhak untuk mengikuti pelajaran SD kelas II?</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu juga soal ujian Huang Ie. Hanya bedanya, waktu sekolah yang diuji adalah pelajaran sedangkan ujian Huang Ie adalah soal kehidupan.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu, setelah lulus Huang Ie mau ngapain? Tentunya bukan berbangga diri karena antara kita yang lulus hanya berbeda tipis dengan yang tidak lulus, masih mungkin kita terkejar oleh mereka yang belum lulus Huang Ie bila nanti setelah kita lulus namun kita tetap jalan di tempat siutaonya.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi harus gimana?Yah, mungkin perdalam lagi siutao dalam mengarungi kehidupan ini, perdalam pelajaran yang diberikan dalam lingkup Huang Ie, lebih giat lagi dalam membantu segala kegiatan yang positif bagi perkembangan Tao umumnya dan Perguruan kita khususnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Selamat bagi taoyu-taoyu yang lulus, dan buat taoyu-taoyu yang belum lulus jangan patah semangat, kejar lagi tahun depan..cia you! </p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://woxuedao.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://woxuedao.com/yin-yang/pentingkah-huang-ie/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

